Tautan disalin!
Drawer Logo

Nyore di Banyuwangi? Cobain Serunya Senja di Agro Wisata Taman Suruh

Menikmati momen matahari terbenam kini punya cara baru yang lebih berkesan di ujung timur Pulau Jawa. Agro Wisata Tamansuruh (AWT) di Desa Tamansuruh, Banyuwangi, baru saja meluncurkan program bertajuk "Senja di AWT" yang menawarkan perpaduan apik antara keindahan alam, kuliner, dan seni dalam satu lokasi.


Eksplorasi di AWT kini tak lagi sekadar berkeliling melihat hamparan bunga atau menjajal berbagai wahana seru sejak pagi hari. Begitu memasuki sore, suasana bertransformasi menjadi lebih hangat dengan kehadiran berbagai suguhan menarik di bawah naungan asosiasi Kumbara yang berkolaborasi menghidupkan ekosistem kreatif lokal.


GM Agro Wisata Tamansuruh, Sudarmanto menyampaikan, kegiatan Senja di AWT merupakan kolaborasi yang sangat tepat melibatkan berbagai sektor ekonomi kreatif.


“Jadi kita menggandeng berbagai komunitas untuk mengisi kegiatan Senja di AWT. Harapan kami perputaran ekonomi bisa dirasakan disemua sektor pariwisata,” ungkap Sudarmanto.


Daya tarik utama dari kegiatan ini adalah ragam kulinernya yang menggugah selera. Pengunjung bisa mencicipi harmoni rasa antara sajian tradisional khas Banyuwangi hingga menu modern kekinian. Menikmati camilan hangat sambil memandang langit jingga di sela-sela gugusan pegunungan Ijen menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.


Tak hanya soal urusan perut, "Senja di AWT" juga menyediakan fasilitas bagi pengunjung yang ingin melepas penat. Tersedia layanan terapi pijat yang siap memanjakan tubuh setelah seharian lelah beraktivitas. Sensasi pijatan di tengah udara pegunungan yang sejuk tentu memberikan relaksasi maksimal.


Bagi para pemburu konten media sosial, area ini dilengkapi dengan dekorasi unik yang estetik untuk berswafoto. Sudut-sudut foto didesain sedemikian rupa agar selaras dengan konsep alam namun tetap terlihat Instagramable. Tidak heran jika banyak milenial dan keluarga yang betah berlama-lama mengabadikan momen di sini.


Sisi artistik juga sangat kental terasa di gelaran ini. Pengunjung dapat melihat langsung pameran karya seni rupa dari seniman lokal hingga mencoba pengalaman live sketsa. Aktivitas ini memberikan ruang bagi para kreator untuk berinteraksi langsung dengan penikmat seni di ruang terbuka yang inklusif.


Suasana senja semakin lengkap dengan adanya panggung kesenian yang menampilkan berbagai pertunjukan menarik. Mulai dari musik akustik hingga atraksi seni budaya khas daerah, semuanya dikemas untuk menghibur pengunjung yang sedang bersantai menikmati malam di bawah temaram lampu dekoratif.


Pihak pengelola memastikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar hiburan sesaat. Kolaborasi dengan asosiasi Kumbara bertujuan untuk memberdayakan UMKM dan pelaku kreatif di Banyuwangi agar memiliki wadah yang representatif untuk memamerkan produk serta bakat mereka kepada wisatawan.


Bagi Anda yang tertarik berkunjung, agenda rutin ini diselenggarakan setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu pada setiap awal bulan. Jam operasionalnya dimulai pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB, waktu yang sangat pas untuk transisi dari teriknya matahari menuju ketenangan malam hari. Cukup dengan tiket masuk 10ribu, pengunjung akan mendapatkan voucer senilai 10ribu yang dapat ditukar dengan produk olahan makanan dan jasa yang ada di area Senja di AWT.


Program "Senja di AWT" direncanakan akan terus berlangsung secara maraton mulai bulan Mei hingga Desember mendatang. Dengan jadwal yang teratur, wisatawan baik dari dalam maupun luar kota kini memiliki alasan lebih untuk kembali ke Banyuwangi dan merasakan langsung syahdunya senja di kaki gunung Ijen.