Tautan disalin!
Drawer Logo

Syahdu! Menikmati Senja Sambil Ngopi di Pinggir Kali Sumbergondo Banyuwangi


Banyuwangi Attraction 2026 tidak melulu soal kemegahan pentas seni budaya. Kalender wisata Bumi Blambangan tahun ini juga memberikan panggung besar bagi gelaran berbasis ekonomi lokal. Salah satu yang mencuri perhatian adalah pesona Ngopi Pinggir Kali dan atraksi tubing di Desa Sumbergondo, Kecamatan Glenmore.


Destinasi ini kini menjadi pilihan favorit warga maupun pelancong untuk menghabiskan waktu sore. Suasana asri pedesaan yang dipadukan dengan aliran sungai yang jernih memberikan pengalaman relaksasi yang berbeda. Tak heran, kawasan ini mulai dipadati pengunjung yang ingin melepas penat dari rutinitas harian.


Pantauan di lokasi pada Minggu sore (19/4/2026), keramaian tidak hanya didominasi oleh anak muda yang gemar berswafoto. Banyak orang tua yang turut memboyong anak-anak mereka untuk sekadar nongkrong menikmati hembusan angin sore. Mereka tampak asyik menikmati camilan dan kopi hangat tepat di bibir sungai yang tertata rapi.


Salah satu pengunjung, Aya, mengungkapkan kegembiraannya atas hidupnya destinasi wisata di Desa Sumbergondo ini. Menurutnya, pemanfaatan sungai sebagai objek wisata memberikan dampak positif yang nyata bagi warga sekitar. Ia menilai potensi alam yang dikelola dengan baik akan berbanding lurus dengan kesejahteraan warga.


"Tentu ini sangat membantu perekonomian di sekitar sini. Tentunya perputaran ekonomi di sini sangat meningkat," ujar Aya.


Ia mengaku terpesona dengan keindahan visual yang ditawarkan, mulai dari bentangan sawah hijau hingga momen matahari terbenam. Aya menambahkan bahwa kebersihan sungai menjadi nilai tambah yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Ia pun mengajak masyarakat luas untuk berkunjung namun tetap menjaga etika lingkungan.


"Ada sunset yang sangat bagus, sungainya juga bersih. Yuk datang ke sini dan jangan lupa jaga kebersihannya ya," imbuhnya.


Geliat ekonomi ini juga dirasakan langsung oleh para pelaku UMKM setempat, salah satunya Muhammad Bagas Primaumbara. Pedagang yang akrab disapa Bagas ini mengaku sudah mulai mengadu nasib di pinggir kali Sumbergondo sejak tahun 2022. Bagas merupakan saksi hidup bagaimana kawasan ini bertransformasi menjadi pusat keramaian baru.


"Saya sudah sejak 2022 berjualan di sini. Setiap hari buka mulai sore hingga pukul 21.00 WIB," tutur Bagas.


Awalnya, ia hanya berniat membantu meramaikan warung milik rekannya. Namun, melihat peluang yang menjanjikan, ia akhirnya memutuskan untuk membuka usaha sendiri yang kini menjadi sumber penghasilan utamanya.


Uniknya, produk yang dijajakan Bagas bukan sembarang kopi. Ia menyajikan kopi lokal Glenmore yang diambil langsung dari para petani di wilayah tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap rantai pasok komoditas unggulan daerah agar lebih dikenal luas.


"Dengan berjualan di sini, saya berharap UMKM lokal berkembang dan tumbuh. Dan yang paling penting, kopi lokal Glenmore makin dikenal di mana-mana karena kualitasnya yang sangat bagus," pungkas Bagas.


Semangat gotong royong antara sektor wisata dan pertanian inilah yang menjadi nyawa utama dalam Banyuwangi Attraction 2026.


Tak hanya ngopi, pengunjung juga bisa merasakan sensasinya tubing sejauh 1 kilometer yang sangat seru. Dengan air yang sangat jernih dan mengalir sedikit kencang membuat adrenalin terpacu.


"Saya cobain tubing bayar 15 ribu sudah termasuk peralatan lengkap dan safety banget. Dengan jarak 1 kilometer sangat seru sekali," ungkap Deandra Pitaloca, wisatawan asal kelurahan Sobo, Banyuwangi.